Info Karantina
  • Kami tidak mengijinkan sedikitpun segala bentuk pemberian dalam bentuk uang, barang, hadiah, janji, fasilitas dan keuntungan lain dalam pelaksanaan pelayanan karantina pertanian.

Karantina Batam sertifikasi Ekspor Coklat Olahan bernilai 7 Milyar Rupiah.

Karantina Batam sertifikasi Ekspor Coklat Olahan bernilai 7 Milyar Rupiah.

Batam – sobat Q, pasti pernah ngerasain yang namanya patah hati dan galau gulana. Karimin ada bocoran dikit nih. Kalau kamu lagi ga enak hati, asiknya makan apa coba?. Karimin sih makan coklat. Koq bisa ya? Jadi gini, ternyata coklat mengandung senyawa alkaloid seperti theobromin, kafein, dan fenitelamin yang dapat meningkatkan daya sensitif insulin, menurunkan tekanan darah, dan memperbaiki suasana hati. Theobromin dan kafein dapat memberikan efek penyegar atau stimulan sehingga berpengaruh pada suasana hati yang lebih baik. Sedangkan senyawa fenitelamin dapat merangsang otak untuk memproduksi senyawa dopamin dan endorfin yang dapat memberi rasa senang. Keren kan?

Tidak heran, jika coklat disukai banyak orang, selain rasanya yang nikmat ternyata memiliki manfaat yang luar biasa. Yang lebih dahsyat lagi, coklat atau kakao merupakan salah satu komoditas unggulan negara kita. Bahan baku coklat dan turunannya di proses di Indonesia. Ini senada dengan yang disampaikan Wasis, selaku koordinator fungsional karantina tumbuhan, Rabu (5/2).

“Coklat olahan dan turunannya termasuk komoditi unggulan kita. Tanggal satu Februari kemaren kita baru saja sertifikasi (red. karantina) tujuan Malaysia,” katanya mantap.

Benar saja, Malaysia merupakan satu dari belasan negara tujuan ekspor komoditi ini. Karantina Batam melakukan sertifikasi karantina untuk coklat olahan dan turunannya ( alkalised cocoa cake dan alkalised cocoa powder), sebanyak 405.000 kg, yang di angkut menggunakan 20 container pada 1/2/2019. Nilai devisanya 528.645, 8 USD atau lebih dari 7 milyar rupiah. Keren kan??.

Tidak heran sih, karena selama tahun 2018 saja, tercatat 112 juta Kilogram coklat olahan dan turunannya di ekspor melalui Karantina Batam. Negara tujuannya antaranya India, Malaysia,Philipina, Amerika, China, Spanyol, Vietnam, Kanada, pakistan, Australia, Mesir, Mesiko, negara dominika, Rusia, Ukraina, Afrika Selatan, dengan nilai PNBP ( Pendapat Negara Bukan Pajak) Rp.373.715.722,-.

Jadi sobatQ, jangan lupa untuk selalu lapor karantina dan dukung akselerasi komoditi pertanian kita ya. Maklum, banyak komoditi pertanian yang menjadi andalan dunia berada di negeri kita tercinta nih, salahsatunya ya coklat. Jika tidak dijaga baik-baik nih, akan hilang sudah nantinya. Kasihan kan, anak cucu kita di saat hatinya galau, nantinya bingung cari coklatnya lho.

Dululah Batam sebelum ke Singapore,
mampir sebentar dikampung seraye.
Dukung penuh Akselerasi Ekspor,
Untuk Indonesia semakin berjaye.

 

#LaporKarantina 🍫🐤
#KarantinaBatam

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *