|
Kata Pengantar Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam |
|
|
|
Written by webmaster
|
|
Tuesday, 11 May 2010 21:02 |
Assalammualaikum Wr.Wb.
Puji syukur ke hadirat ALLAH SWT atas limpahan Rahmat dan Hidayah-NYA jualah sehingga website BKP Kelas I Batam yang telah di launching sejak bulan Juni 2008 dapat disempurnakan sebagaimana yang tampil saat ini.Website ini adalah merupakan media informasi bagi masyarakat yang berisikan tentang tugas pokok struktur organisasi Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas I Batam, kegiatan operasional, peraturan-peraturan tentang karantina hewan dan tumbuhan serta berisikan informasi tentang teknis perkarantinaan.
Dengan disajikannya informasi tentang karantina pertanian melalui website ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat tentang karantina, Dengan Bertambahnya wawasan dan pengetahuan masyarakat tentang karantina maka diharapkan akan semakin meningkat pula kesadaran masyarakat tentang peraturan - peraturan karantina. Dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat tentang peraturan karantina maka secara tidak langsung akan meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan karantina. Selanjutnya apabila masyarakat telah patuh terhadap peraturan karantina, maka kemungkinan masuk dan tersebarnya OPTK (Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina) & HPHK (Hama & Penyakit Hewan Karantina) kedalam wilayah REPUBLIK INDONESIA semakin kecil. Dengan berhasil di cegah masuk dan menyebarnya OPTK & HPHK di dalam wilayah RI, berarti itu adalah keberhasilan institusi karantina pertanian dalam melaksanakan tugas pokoknya. Semoga website yang sangat sederhana ini bermanfaat bagi masyarakat luas dan dapat memberikan informasi tentang perkarantinaan khususnya di pulau batam.
Wassalammualaikum Wr.Wb. |
|
|
Pentingnya Implementasi Food Traceability System (FTS) |
|
|
|
|
Written by webmaster
|
|
Monday, 26 July 2010 00:00 |
|
Akhir-akhir ini sering kita jumpai insiden keracunan makanan, baik yang disebabkan oleh makanan kemasan, maupun hasil olahan/catering. Jika hal ini terjadi, maka hal yang dilakukan adalah menelusuri kembali asal-usul makanan tersebut sampai bisa diketahui sumber permasalahannya
Kita tahu bahwa terdapat tiga kategori cemaran terhadap pangan, yaitu ; cemaran fisik, cemaran biologis, dan cemaran kimia. Kontaminasi bahaya terhadap pangan harus dicermati pada seluruh proses mata rantai pangan, karena bahaya keamanan pangan dapat terjadi pada setiap tahapan rantai pangan. Pengendalian yang memadai di seluruh rantai pangan menjadi sangat penting, sehingga untuk mengantisipasi hal ini, International Organization for Standardization (ISO) telah menerbitkan standar internasional keamanan pangan ISO 22000:2005 Food Safety Management System-Requirements for any organization in the food chain (FSMS ISO 22000:2005) yang memuat persyaratan-persyaratan yang wajib dipenuhi untuk menghasilkan produk yang berkualitas dan sekaligus aman dikonsumsi. FSMS ISO 22000:2005 telah mengatur mengenai penanganan mulai dari lahan hingga menjadi makanan/minuman yang aman untuk dikonsumsi (from farm to table).
|
|
Read more...
|
|
|
Australia Mengembangkan Pda Sebagai Alat Pengawasan BioSIRT (Biosecurity, Surveillance, Incident Response dan Tracing) |
|
|
|
|
Written by webmaster
|
|
Monday, 26 July 2010 00:00 |
|
Saat ini, Autralia tengah mengembangkan sebuah teknologi baru guna memberikan hasil pengamatan lapangan yang lebih lengkap mengenai hama tanaman. Alat tersebut dikenal dengan nama Personal Digital Assistant (PDA) dengan aplikasi database yang memungkinkan data hasil pengawasan kesehatan tanaman di lapangan ditangkap secara elektronik untuk diunggah (upload) ke aplikasi BioSIRT (Biosecurity, Surveillance, Incident Response dan Tracing).
Kantor Perlindungan Tanaman Australia (OCPPO) menimbang bahwa menghubungkan PDA dan teknologi BioSIRT diharapkan mampu menjamin konsistensi dan standardisasi pelaporan pengawasan kesehatan tanaman. Otoritas Biosekuriti Australia akan dapat menggunakan informasi yang masuk ke aplikasi BioSIRT untuk mendukung status kesehatan tanaman dan permintaaan akses pasar, serta analisis statistik pergerakan hama tanaman. OCPPO bersama dengan tim koordinasi nasional BIoSIRT Australia telah mengembangkan pola untuk Multiple Pest Surveillance (MPS) atau pengawasan hama berganda. Dengan pertimbangan bahwa BioSIRT digunakan sebagai penyimpan data primer untuk informasi MPS yang dikumpulkan di tingkat negara bagian dan wilayah serta sampai di tingkat nasional.
|
|
Read more...
|
|
|